Tampilkan postingan dengan label Tips Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Trick. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juni 2014

KODE / SIMBOL BENDERA DI BBM


Berikut kode/simbol bendera di BBM

Afghanistan *AF*
Liechtenstein *LI*
Albania *AL*
Lithuania *LT*
Algeria *DZ*
Luxembourg *LU*
American Samoa *AS*
Macao *MO*
Andorra *AD*
Madagascar *MG*
Angola *AO*
Malawi *MW*
Anguilla *AI*
Malaysia *MY*
Antigua and Barbuda *AG*
Maldives *MV*
Argentina *AR*
Mali *ML*
Armenia *AM*
Malta *MT*
Aruba *AW*
Marshall Islands *MH*
Australia *AU*
Mauritania *MR*
Austria *AT*
Mauritius *MU*
Azerbaijan *AZ*
Mexico *MX*
Bahamas *BS*
Monaco *MC*
Bahrain *BH*
Mongolia *MN*
Bangladesh *BD*
Montenegro *ME*
Barbados *BB*
Montserrat *MS*
Belarus *BY*
Morocco *MA*
Belgium *BE*
Mozambique *MZ*
Belize *BZ*
Myanmar *MM*
Benin *BJ*
Namibia *NA*
Bermuda *BM*
Nauru *NR*
Bhutan *BT*
Nepal *NP*
Bolivia *BO*
Netherlands *NL*
Bosnia and Herzegovina *BA*
Netherlands Antilles *AN*
Botswana *BW*
New Caledonia *NC*
Brazil *BR*
New Zealand *NZ*
British Virgin Islands *VG*
Nicaragua *NI*
Brunei Darussalam *BN*
Niger *NE*
Bulgaria *BG*
Nigeria *NG*
Burkina Faso *BF*
Niue *NU*
Burundi *BI*
Northern Mariana Islands *MP*
Cambodia *KH*
Norway *NO*
Cameroon *CM*
Oman *OM*
Canada *CA*
Pakistan *PK*
Cape Verde *CV*
Palau *PW*
Cayman Islands *KY*
Palestine *PS*
Central African Republic *CF*
Panama *PA*
Chad *TD*
Papua New Guinea *PG*
Chile *CL*
Paraguay *PY*
Colombia *CO*
People’s Republic of China *CN*
Comoros *KM*
Peru *PE*
Congo *CG*
Phillipines *PH*
Cook Islands *CK*
Poland *PL-
Costa Rica *CR*
Portugal *PT*
Croatia *HR*
Puerto Rico *PR*
Cuba *CU*
Qatar *QA*
Cyprus *CY*
Taiwan *TW*
Czech Republic *CZ*
Republic of Moldova *MD*
North Korea *KP*
Reunion *RE*
Democratic Republic of the Congo *CD*
Romania *RO*
Denmark *DK*
Russian Federation *RU*
Djibouti *DJ*
Rwanda *RW*
Dominica *DM*
Saint Kitts and Nevis *KN*
Dominican Republic *DO*
Saint Lucia *LC*
Ecuador *EC*
Saint Vincent and the Grenadines *VC*
Egypt *EG*
Samoa *WS*
El Salvador *SV*
San Marino *SM*
England *NG*
Sao Tome and Principe *ST*
Equatorial Guinea *GQ*
Saudi Arabia *SA*
Eritrea *ER*
Scotland *SCT*
Estonia *EE*
Senegal *SN*
Ethiopia *ET*
Serbia *RS*
Falkland Islands *FK*
Seychelles *SC*
Faroe Islands *FO*
Sierra Leone *SL*
Federated States of Micronesia *FM*
Singapore *SG*
Fiji *FJ*
Slovakia *SK*
Finland *FI*
Slovenia *SI*
Former Yugoslav Republic of Macedonia
*MK*
Solomon Island *SB*
France *FR*
Somalia *SO*
French Antilles *FR-AN*
South Africa *ZA*
French Guiana *GF*
South Korea *KR*
French Polynesia *PF*
South Sudan *SS*
Gabon *GA*
Spain *ES*
Gambia *GM*
Sri Lanka *LK*
Georgia *GE*
St. Pierre and Miquelon *PM*
Germany *DE*
Sudan *SD*
Ghana *GH*
Suriname *SR*
Gilbratar *GI*
Swaziland *SZ*
Great Britain *UK*
Sweden *SE*
Greece *GR*
Switzerland *CH*
Greenland *GL*
Switzerland *CH*
Grenada *GD*
Syrian Arab Republic *SY*
Guam *GU*
Tajikistan *TJ*
Guatemala *GT*
Thailand *TH*
Guinea *GN*
Timor-Leste *TL*
Guinea Bissau *GW*
Togo *TG*
Guyana *GY*
Tokelau *TK*
Haiti *HT*
Tonga *TO*
Honduras *HN*
Trinidad and Tobago *TT*
Hong Kong *HK*
Tunisia *TN*
Hungary *HU*
Turkey *TR*
Iceland *IS*
Turkmenistan *TM*
India *IN*
Turkmenistan *TM*
Indonesia *ID*
Turks and Caicos Islands *TC*
Iraq *IQ*
Tuvalu *TV*
Ireland *IE*
Uganda *UG*
Islamic Republic of Iran *IR*
Ukraine *UA*
Israel *IL*
United Arab Emirates *AE*
Italy *IT*
United Arab Emirates *AE*
Ivory Coast *CI*
United Republic of Tanzania *TZ*
Jamaica *JM*
United States of America *US*
Japan *JP*
Uruguay *UY*
Jordan *JO*
US Virgin Islands *VI*
Kazakhstan *KZ*
Uzbekistan *UZ*
Kenya *KE*
Vanuatu *VU*
Kiribati *KI*
Vatican City State *VA*
Kosovo *KS*
Venezuala *VE*
Kuwait *KW*
Vietnam *VN*
Kyrgyzstan *KG*
Wales *WLS*
Lao People’s Democratic Republic *LA*
Wallis and Futuna *WF*
Latvia *LV*
Western Sahara *EH*
Lebanon *LB*
Yemen *YE*
Lesotho *LS*
Zambia *ZM*
Liberia *LR*
Zimbabwe *ZW*
Libya *LY*

Kamis, 29 Mei 2014

ADA APA DENGAN BULAN RAJAB

Banyak manusia meyakini bulan Rajab
sebagai bulan untuk memperbanyak
ibadah, seperti shalat, puasa, dan
menyembelih hewan untuk
disedekahkan. Tetapi, kebiasaan ini
nampaknya tidak
didukung oleh sumber yang
shahih. Para ulama hadits telah
melakukan penelitian mendalam, bahwa
tidak satu
pun riwayat shahih yang
menyebutkan keutamaan shalat khusus,
puasa, dan ibadah lainnya pada bulan
Rajab, sebagaimana yang dikatakan
oleh Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalani dan
Syaikh Yusuf Al Qaradhawi. Benar, bulan
Rajab adalah bulan yang agung dan
mulia, tetapi kita tidak mendapatkan
hadits shahih tentang rincian amalan
khusus pada bulan Rajab.
Wallahu A’lam

Sebagai contoh:

“Sesungguhnya di surga ada
sungai bernama Rajab, airnya
lebih putih dari susu dan rasanya lebih
manis dari madu. Barangsiapa yang
berpuasa Rajab satu hari saja, maka
Allah akan memberikannya minum dari
sungai itu.” (Status hadits: BATIL. Lihat
As Silsilah Adh Dhaifah No. 1898)

“ Ada lima malam yang doa
tidak akan ditolak: awal malam
pada bulan Rajab, malam nishfu
sya’ban, malam Jumat,
malam idul fitri, dan malam hari raya
qurban.” (Status hadits:
Maudhu’ (palsu). As Silsilah Adh
Dhaifah No. 1452)

“Rajab adalah bulannya Allah,
Sya’ban adalah bulanku, dan
Ramadhan adalah bulan
umatku.” (Status hadits: Dhaif
(lemah). Lihat As Silsilah Adh
Dhaifah No. 4400)

“Dinamakan Rajab karena di
dalamnya banyak kebaikan
yang diagungkan (yatarajjaba)
bagi Sya’ban dan Ramadhan.” (Status
hadits: Maudhu’ (palsu). As Silsilah Adh
Dhaifah No.3708)

Dan masih banyak lagi yang
lainnya, seperti shalat raghaib
(12 rakaat) pada hari kamis
ba’da maghrib di bulan Rajab
(Ini ada dalam kitab Ihya
Ulumuddin-nya Imam Al Ghazali.
Segenap ulama seperti Imam An Nawawi
mengatakan ini adalah bid’ah
yang buruk dan munkar, juga
Imam Ibnu Taimiyah, Imam Ibnu Nuhas,
dan lainnya mengatakan hal serupa).

Walau demikian, tidak berarti
kelemahan semua riwayat ini
menunjukkan larangan ibadah-
ibadah secara global. Melakukan puasa,
sedekah,
memotong hewan untuk
sedekah, dan amal shalih
lainnya adalah perbuatan
mulia, kapan pun dilaksanakannya
termasuk
bulan Rajab (kecuali puasa
pada hari-hari terlarang
puasa).
Tidak mengapa puasa pada
bulan Rajab, seperti puasa
senin kamis dan ayyamul bidh
(tanggal 13,14,15 bulan
hijriah), sebab ini semua memiliki
perintah secara umum dalam syariat.

Tidak mengapa sekedar memotong
hewan untuk disedekahkan, yang keliru
adalah MEYAKINI
dan MENGKHUSUSKAN
ibadah-ibadah ini dengan
fadhilah tertentu yang hanya
bisa diraih di bulan Rajab, dan
tidak pada bulan lainnya. Jika
seperti ini, maka membutuhkan dalil
shahih yang khusus, baik Al Quran atau
As Sunnah.

TIPS MENGHADAPI ULANGAN / UJIAN | 2014

Berikut tips menghadapi ulangan/ujian

Semoga bermanfaat....

1.Beberapa hari sebelum ulangan
Jaga kesehatan.
Saat ulangan, kondisi
kesehatan
kita mesti prima. Oleh karena itu,
beberapa
hari menjelang ulangan, jangan lupa
menerapkan pola hidup sehat. Makan
teratur
dengan menu empat sehat lima
sempurna,
minum vitamin, olahraga, dan tidur yang
cukup.

2.
Belajar secara terjadwal.
Buatlah jadwal
belajar. Setiap hari sesudah makan
malam,
wajib belajar minimal 1 jam. Bahan
pelajaran
yang banyak, bisa kita cicil tiap hari
hingga
ulangan tiba.

3. Hindari belajar dadakan,
apalagi
hingga larut malam.
Sebab, cara belajar
dadakan seperti itu akan menguras
tenaga dan
pikiran kita, sehingga keesokan harinya
saat
mengerjakan soal ulangan, badan kita
jadi lesu,
mengantuk, dan tidak konsentrasi.

4. Siapkan alat tulis. Cek alat tulis kita.
Siapkan semuanya selengkap mungkin agar
jangan ada
yang tertinggal. Dengan begitu, saat
nanti
sedang menjawab soal ulangan, kita
tidak perlu
pinjam alat tulis kepada teman sehingga
tidak
membuang waktu dan mengganggu
konsentrasi.

5. Menjelang ulangan
Sarapan dan membawa jam.
Sebelum
berangkat
ke sekolah, pastikan kita sudah sarapan
dan tak
lupa membawa jam tangan. Sarapan
berguna
untuk mempercepat kerja otak kita,
sementara
jam tangan untuk melihat waktu saat
mengerjakan soal ulangan.

6. Datang lebih pagi.
Pada saat ulangan,
berangkatlah lebih pagi untuk jaga-jaga
kalau
jalanan macet. Selain itu, dengan datang
lebih
pagi, kita jadi punya waktu untuk
mempersiapkan mental agar tenang.
Sebelum
bel berbunyi, sebaiknya ke toilet dulu
agar
selama mengerjakan soal, kita tidak
terganggu.

7. Saat ulangan
Membaca doa.
Sebelum mengerjakan
soal,
berdoalah dulu. Dengan demikian, hati
pun
tenang, mantap, yakin, dan percaya diri.

8. Lengkapi data diri.
Sebelum
mengerjakan soal,
tulis dulu nama, kelas, dan nomor
absen kita,
agar ketika di kumpulkan tidak tertukar
dengan
lembar jawaban punya teman.

9. Kerjakan yang mudah dulu.
Kerjakan
soal-soal
yang mudah dulu. Jangan sampai
waktu habis
hanya untuk mengerjakan beberapa soal
sulit,
sementara banyak soal yang mudah
malah
belum dikerjakan.

10. Jangan terpengaruh keadaan sekitar.
Berkonsentrasilah saat mengerjakan
soal
ulangan dan jangan terpengaruh
keadaan
sekitar. Misalnya, kalau ada teman yang
menanyakan jawaban, abaikan saja.
Lalu, kalau
ada teman yang lebih dulu
mengumpulkan
lembar jawaban, jangan panik. Lihat jam
tangan kita, kalau masih ada waktu,
tetaplah
tenang dan selesaikan seluruh soal.

11. Cek lagi seluruh jawaban.
Sebelum
dikumpulkan atau diserahkan kepada
guru, cek
lagi seluruh jawaban kita. Siapa tahu,
ada yang
terlewat atau salah jawabannya.

Thanks ....

Selasa, 29 April 2014

Tips & Trik membina rumah tangga

SIAPA PUN yang telah mengikatkan
diri dalam tali pernikahan tentunya
menginginkan atmosfer rumah tangga
yang harmonis. Maka yang harus
dipikirkan pertama kali adalah
bagaimana melakukan harmonisasi
hubungan suami-istri. Menjaga
keharmonisan pasangan suami-istri
(pasutri) tidaklah semudah
membalikkan telapak tangan, tapi
membutuhkan usaha dan
pengorbanan.

Berikut ini adalah
sepuluh tips mewujudkan
keharmonisan pasutri, sebagaimana
ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam
kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah
Rumansiyyah :

1. Berupaya saling mengenal dan
memahami Perbedaan lingkungan dan
kondisi tempat suami atau istri tumbuh
sangat berpengaruh dalam
pembentukan ragam selera, perilaku,
dan sikap yang berlainan pada setiap
pihak dari yang lain. Hal itu
merupakan kewajiban setiap pasutri
untuk memahami keadaan ini dan
berusaha mengetahui serta mengenal
pihak lain yang menjadi pasangan
hidupnya. Mereka juga harus
mengetahui semua hal yang berkaitan
dengan situasi kehidupan yang
mempengaruhi, sehingga dapat maju
ke depan dan mewujudkan
keharmonisan.

2. Perasaan timbal-balik Suami dan
istri adalah partner dalam satu
kehidupan yang direkatkan dalam tali
pernikahan; satu ikatan suci yang
mempertemukan keduanya. Tak pelak
lagi, keduanya harus berbagi suka-
duka; membagi kesedihan dan
kegembiraan bersama. Keduanya saling
berkelindan untuk menyongsong satu
cita-cita luhur yaitu mewujudkan
tatanan kehidupan berdasarkan aturan
Allah dan Rasul-Nya. Untuk memupuk
kasih sayang di masing-masing pihak,
suami membutuhkan cinta istri, dan
istri pun membutuhkan cinta suami. …
Suami dan istri harus berbagi suka-
duka, membagi kesedihan dan
kegembiraan bersama…

3. Setiap pihak harus hormat Ketika
suami atau istri memasuki rumahnya,
maka dia layak mendapatkan
penghormatan dan apresiasi dari
pasangannya. Hal itu bertujuan untuk
menjaga harkat dan mengangkat
prestise pasutri, sehingga masing-
masing merasa nyaman untuk
membangun rumah tangga harmonis.
Dalam hal ini, sudah menjadi
kewajiban pasutri untuk mencari poin-
poin positif yang dimiliki masing-
masing untuk digunakan sebagai
penopang sikap saling menghormati.

4. Berusaha menyenangkan
pasangannya Dalam kehidupan
keluarga, bahkan dalam kehidupan
sosial secara general, jika seseorang
berusaha mengedepankan dan
mengutamakan orang lain dari dirinya
sendiri, maka berarti dia telah
menanam benih-benih cinta dan
kedekatan kepada semua orang di
sekelilingnya. Dengan demikian, setiap
pasutri disarankan untuk senantiasa
menyenangkan pasangannya, dan
mendahulukan serta
mengutamakannya dari dirinya sendiri,
demi memperkukuh ikatan cinta kasih
di antara keduanya. Pasalnya, ketika
suami melihat istri membaktikan diri
untuk menyenangkan dirinya,
tentunya dia akan melakukan sesuatu
yang bisa membuat senang dan
gembira hati istri. Hal itu dilakukannya
untuk membalas kebaikan istrinya,
atau setidaknya sebagai pengakuan atas
kebaikan tersebut.

5. Mengatasi persoalan bersama
Pernikahan merupakan bentuk relasi
partnership dan partisipasi.
Partnership yang berdiri di atas
landasan kesamaan tujuan, cita-cita,
sikap, intuisi dan perasaan, serta
kolaborasi dan solidaritas dalam
memecahkan setiap persoalan. Setiap
masalah yang timbul dalam kehidupan
suami-istri, maka masalah itu dilihat
sebagai suatu kecemasan kolektif. …
Setiap masalah yang timbul dalam
kehidupan suami-istri, harus
dipandang sebagai suatu kecemasan
kolektif… Paradigma demikian memicu
suami agar berusaha bekerja keras
dalam rangka memberikan kehidupan
mulia bagi istri dan anak-anaknya. Pun
demikian, istri akan berusaha
menjalankan urusan rumah tangga
sesuai prosedur yang disepakati
bersama. Upaya yang dilakukan oleh
suami dan istri tersebut merupakan
solusi untuk memecahkan masalah
bersama. Pun demikian, baik suami
maupun istri tidak perlu
menyembunyikan problemnya, bahkan
diperlukan kejujuran dan transparansi
demi menumbuhkan benih-benih
kepercayaan dan saling pengertian,
sehingga mudah menemukan solusi.
Bisa jadi, permasalahan memiliki
dampak positif untuk meneguhkan
ikatan suami-istri.

6. Sikap qana’ah Di antara tanda
keharmonisan cinta pasutri adalah
sikap merasa puas dengan yang ada
(qana’ah) ; merasa puas dengan
prasarana hidup yang tersedia.
Kelanjutan sikap manja, kebiasan
hidup serba ada, boros dan berfoya-
foya pada masa kecil atau remaja
termasuk salah satu faktor yang
memicu pertikaian pasutri. Sikap
demikian berlawanan dengan
kedewasaan yang menuntut pandangan
realistis tentang kehidupan. Hal-hal
picisan dan glamor yang digembar-
gemborkan media publikasi sejatinya
tidak akan menciptakan kebahagiaan.
Karena kebahagiaan sejati memancar
dari hati dan jiwa terdalam, bukan
bertolak dari aspek-aspek materi yang
justru memicu kesenjangan dan
konflik pasutri.

7. Sikap toleransi kedua belah pihak
Sungguh sangat tidak logis jika setiap
pihak mengharapkan perilaku ideal
permanen dari pasangannya dalam
hubungan rumah tangga, karena
menurut tabiatnya, manusia kadang
salah dan benar. Suami atau istri
kadang lupa dan khilaf sehingga kerap
mengulangi kesalahan serta
kekeliruannya. Dia mungkin
melakukan kesalahan karena
ketidaktahuan, dan mengulanginya
tanpa disadarinya. Jika setiap pihak
berkeinginan untuk menghukum,
menghakimi, atau membalas dendam
untuk setiap kesalahan yang dilakukan
pasangannya, maka berarti dia merusak
fondasi keharmonisan rumah tangga.
…Kesalahan tidak perlu diikuti dengan
tekanan, cacian, dan intimidasi,
terutama jika kesalahan itu tidak
berkaitan dengan norma- norma
keislaman… Jika kita mencela segala
hal, maka kita tidak akan menemukan
sesuatu yang tidak kita cela. Melakukan
kesalahan adalah hal lumrah yang
hanya membutuhkan pelurusan,
pengarah, dan petunjuk, yang
dibarengi dengan sikap penyesalan dan
keinginan untuk berubah lebih baik.
Kesalahan tidak perlu diikuti dengan
tekanan, cacian, dan intimidasi,
terutama jika kesalahan itu tidak
berkaitan dengan norma-norma
keislaman. Yakinlah bahwa seseorang
tidak akan kehabisan cara yang sesuai
untuk mengoreksi kesalahan dan
penyimpangan pasangannya. Jalan
terbaik dalam hal ini adalah nasihat
yang tenang dan membuat
pasangannya merasa bahwa hal itu
adalah untuk kebaikan diri dan
keluarganya.

8. Berterus-terang Sikap terus terang,
kejujuran, dan keberanian adalah
kunci kebahagiaan kehidupan rumah
tangga yang tidak mungkin nihil dari
kesalahan. Dalam artian, jika Anda
melakukan kesalahan, maka yang
harus Anda lakukan adalah bergegas
meminta maaf, berani mengakuinya,
dan berjanji tidak akan mengulanginya
lagi di kemudian hari. Sikap tersebut
sama sekali tidak berarti menistakan
status dan harga diri Anda. Hal itu
justru mendorong pihak lain untuk
menghormati, mempercayai, dan
memaafkan Anda.

9. Kepedulian dan solidaritas Bagian
fragmen terindah kehidupan rumah
tangga adalah kepedulian dan
solidaritas yang dilakoni suami atau
istri dalam menghadapi kesulitan
dengan kesabaran dan perjuangan luar
biasa. Tatkala istri berdiri di samping
suaminya, maka suami akan merasa
kuat dan penuh percaya diri, begitu
juga sebaliknya. Ketika istri atau suami
merasakan bahwa pasangannya merasa
kuat dan percaya diri, maka dia akan
merasa jiwanya diliputi kedamaian dan
ketenteraman. Sisi ini pada
kenyataannya merupakan esensi
pernikahan dan integrasi batin di
antara kedua belah pihak.

10. Kearifan Kearifan satu sama lain –
hingga pada situasi yang paling suram
— membantu meletakkan fondasi
kukuh keharmonisan. Bisa jadi,
dikarenakan sebuah kesalahan, suami
atau istri memiliki kemampuan hebat
untuk mencelakai pasangannya, hanya
saja kearifan mencegahnya melakukan
hal itu. Kearifan memperkokoh
semangat kesepahaman di antara
keduanya. Atau salah satu pasutri
mungkin merasa lebih berhak dalam
hal tertentu, namun setelah berpikir
ulang tentang hal itu, dia tidak lagi
keukeuh mempertahankan
pendapatnya yang bisa memicu friksi.
…masalah silih berganti menghampiri.
Maka, kearifan adalah benteng kokoh
yang melindungi keluarga dari
disharmonisasi… Ketika dia mundur
dengan motif kearifan, maka dia berarti
melenyapkan aroma konflik dan
perselisihan. Namun jika sikap mau
menang sendiri dan superioritas
negatif menggantikan posisi kearifan,
maka kedamaian dan kemapanan
kehidupan rumah tangga akan
tercederai. Jika demikian, tak heran
jika masalah silih berganti
menghampiri. Maka, kearifan adalah
benteng kokoh yang melindungi
keluarga dari disharmonisasi.

Semoga Bermanfaat

Selasa, 15 April 2014

Arti Kata Narsis

Arti kata NARSIS.

Narsis/narcism adalah sebuah rasa mencintai diri sendiri yang sangat dalam. Banyak orang mencintai diri sendiri karena penampilan atau wajah. Kemudian mengabadikannya dalam sebuah foto. Memotret diri sendiri atau populer dengan istilah foto selfie merupakan salah satu aktifitas paling sering dilakukan oleh orang yang narsis.

Namun banyak orang tidak percaya diri untuk melakukan foto selfie. Dari puluhan take foto, mungkin hanya satu yang ia sukai lalu menguploadnya ke jejaring sosial. Hal ini karena foto selfie membuat wajah Anda selalu dizoom atau menjadi POV (Point Of View).